Jakarta, JIA XIANG - Nonton film di bioskop masih menjadi pilihan warga di kota-kota di Tanah Air, saat libur Lebaran.
Terlebih ada film-film baru yang siap tayang pada liburan Lebaran.
Berikut adalah daftar lengkap film yang akan meramaikan momen Lebaran 2026:
1. Senin Harga Naik (Drama Keluarga)
Film ini menceritakan hubungan emosional antara Mutia (Nadya Arina) dan ibunya, Retno (Meriam Bellina), di sebuah toko roti legendaris milik keluarga bernama Mercusuar.
2. Danur: The Last Chapter (Horor)
Film ini merupakan bagian penutup dari saga Danur yang dibintangi oleh Prilly Latuconsina.
3. Na Willa (Drama)
Kisah petualangan seorang gadis kecil di Surabaya tahun 1960-an yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy (Jumbo/2025) diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo.
4. Tunggu Aku Sukses Nanti (Drama)
Cerita ini mengangkat isu sosial tentang perjuangan pemuda yang ingin membuktikan kesuksesannya kepada keluarga saat mudik Lebaran, dibintangi oleh Ardit Erwandha, Jamie Aditya, hingga Sarah Sechan.
5. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa (Horor)
Luna Maya kembali memerankan tokoh ikonik Suzzanna dalam kisah horor legendaris tentang ilmu hitam dan balas dendam.
6. Pelangi di Mars (Fiksi Ilmiah / Keluarga)
Film ini memiliki tema perjuangan hidup di luar angkasa bersama anak pertama yang lahir di Planet Mars saat Bumi dilanda krisis air.
Film ini digarap sutradara Upie Guava dengan teknik virtual production pada studio extended reality (XR) DossGuava.
Film-film baru itu menunjukkan bahwa para senias di Tanah Air tetap bersemangat dalam berkarya di tengah kondisi ekonomi makro yang tengah menekan daya beli masyarakat.
Data Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) sepanjang 2025, film nasional mencatatkan capaian signifikan.
"Penonton film nasional tahun 2025 itu sudah tembus 80,27 juta. Market share-nya juga sudah sekitar 60% dibanding film impor," ungkap Ketua Umum Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Suprayitno.
Capaian tersebut menunjukkan film nasional semakin menjadi tuan rumah di negeri sendiri, sekaligus menandakan bahwa bioskop masih relevan di tengah gempuran digitalisasi.[JX/Win]


Posting Komentar