Jakarta, JIA XIANG - Banyak orang berpikir kalau puasa itu artinya tubuh bisa lemas seharian dan nggak bisa produktif karena kurang asupan.
Padahal dengan cara yang tepat, bulan puasa ini justru bisa jadi bermanfaat untuk fokus karena jadwal kita jadi bisa lebih teratur dan distraksi makan-minum di siang hari hilang sepenuhnya.
Menjaga stamina itu bukan tentang seberapa banyak kita makan, tapi seberapa cerdas kita mengelola energi.
Kita butuh strategi yang tepat untuk menjaga tubuh tetap aktif tanpa bikin cepat haus.
Kita gak perlu jadi robot buat tetap produktif, cukup jadi orang yang tahu kapan harus bergerak dan kapan harus istirahat.
Banyak orang merasa lemas, sulit fokus bahkan mudah mengantuk saat berpuasa.
Padahal menjaga stamina saat puasa itu bukan hal yang rumit. Dengan beberapa kebiasaan sederhana ini, Anda bisa tetap berenergi dari pagi hingga waktu berbuka tiba.
Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan.
Jangan lewatkan sahur
Dalam menjalankan ibadah puasa, sahur sering kali dianggap sebagai pilihan opsional oleh sebagian orang.
Padahal sahur merupakan tahap penting yang harus dilakukan, karena jika Anda melewatkan sahur biasanya ketika buka puasa Anda bisa merasa super lapar dan ingin makan segalanya.
Sahur dapat membantu menjaga rasa lapar Anda tetap terkendali. Melewatkan sahur juga dapat membuat lambung Anda kosong dalam waktu yang lama.
Kondisi ini bisa memancing asam lambung naik yang bisa mengakibatkan maag atau GERD kambuh.
Oleh karena itu, usahakan tetap sahur dan sertakan makanan berserat dalam menu sahur Anda, agar pencernaan Anda tetap aman seharian.
Perbanyak minum air putih
Dengan menjaga asupan air putih yang cukup saat sahur dan berbuka, aliran oksigen ke otak tetap lancar sehingga Anda tetap bisa kerja atau belajar dengan fokus maksimal.
Kalau Anda kurang minum, tubuh bakal lebih cepat merasa gerah dan mudah lelah. Karena ketika sedang puasa, tubuh kita sebenarnya mengalami proses detoksifikasi dimana air putih sangat bermanfaat untuk membantu membuang racun-racun di dalam tubuh melalui urine.
Kalau Anda rajin minum air putih, proses dapat membuat tubuh terasa lebih ringan serta berstamina.
Disarankan menerapkan pola minum 2-4-2 yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari dan 2 gelas saat sahur, agar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi secara optimal tanpa membuat perut terasa kembung.
Lakukan aktivitas ringan
Berpuasa bukan berarti berhenti melakukan aktivitas.
Berhenti beraktivitas total justru dapat membuat tubuh terasa lebih kaku, berat dan memicu rasa ngantuk yang berlebihan. Tetaplah bergerak ringan seperti berjalan santai atau sekedar stretching, agar tubuh jadi lebih fit.
Kurangi gerakan yang membutuhkan tenaga besar seperti lari cepat atau mengangkat beban berat di siang hari yang terik.
Ingat, tetap aktif bergerak agar fungsi tubuh optimal, namun jangan sampai berlebihan agar energi tetap terkendali dan stabil hingga waktu buka puasa tiba.
Menjaga stamina saat puasa itu penting dan tidak rumit. Tapi sangat penting dilakukan untuk menjaga diri.
Perhatikan alarm tubuh kalau sudah mulai lelah, atur aktivitas jangan terlalu berat.
Dengan beberapa tips ini, semoga puasa Anda tetap berjalan dengan lancar, tubuh tetap berenergi dan Anda bisa tetap produktif sampai waktu berbuka.[JX/Stella]


Posting Komentar