Mereka mulai mencari tujuan wisata lainnya di kawasan Asia selain Singapura dan Malaysia.
Bukan tanpa alasan, para wisatawan Nusantara tidak lagi memilih dua negeri jiran tersebut.
Ketika belum terjadi pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika, wisatawan Nusantara cenderung berwisata ke Singapura atau Malaysia.
Perubahan mulai terjadi ketika nilai tukar Rupiah pun melemah terhadap mata uang di dua negara itu.
Menurut sejumlah agen travel online, tahun 2026 terjadi perubahan pilihan destinasi internasional.
Ada beberapa destinasi internasional di Asia yang juga disukai wisatawan Nusantara, di antaranya Korea Selatan, Jepang dan China.
Yang paling diminati saat ini, berlibur ke China. Lagi-lagi alasannya terkait demgan anggaran.
"Kalau kita komparasi dengan destinasi lain, China tuh pasti lebih murah dari segi flight-nya, dari segi hotel nya," kata Co-Founder dan Chief Marketing Officer tiket.com, Gaery Undarsa dalam acara press conference OTW, Kamis (22/10/2026).
Faktor lain yang membuat China dipilih para wisatawan Nusantara, karena mereka hendak mecari pengalaman dan suasana baru.[JX/Win]


إرسال تعليق