Modernisasi bayangi Tradisi Suku Asli Sabah

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Suku asli di Sabah sangat beragam. Satu di antara yang paling menonjol ialah masyarakat Kadazan-Dusun. 

Pada masa dahulu, mereka tinggal di kawasan pedalaman dan menjalankan aktivitas pertanian sebagai mata pencaharian utama. 

Selain itu, terdapat juga suku Murut dan Bajau. Dua suku ini juga disebut-sebut suku asli terbesar di Sabah.

Hingga kini, sebagian masyarakat ini masih menetap di pedalaman.






Namun begitu, generasi muda semakin ramai berpindah ke kota dan bergaul dengan pelbagai etnik lain, khususnya di sekitar Kota Kinabalu.

Oleh karena itu, cara hidup tradisional mereka tidak lagi diamalkan sepenuhnya pada masa kini.

Walau bagaimanapun, untuk memahami kehidupan dan budaya mereka dengan lebih mendalam, pengunjung boleh berkunjung ke Mari Mari Cultural Village.






Di sana, pelbagai aspek kehidupan tradisional dipamerkan, termasuk cara menyalakan api menggunakan gesekan kayu tanpa bantuan korek api atau mancis.

Selain itu, pengunjung juga dapat melihat cara pembuatan arak tradisional dan tapai, yang mencerminkan pengetahuan serta kemahiran nenek moyang dalam memanfaatkan sumber alam.

Tak terbantahkan, walaupun sebagian  masyarakat suku asli ini masih tinggal di kawasan pedalaman, generasi mudanya semakin menyesuaikan diri dengan kehidupan moden dan bergaul dengan pelbagai etnik lain.







Namun begitu, mereka tetap berusaha mengekalkan warisan budaya nenek moyang agar tidak hilang ditelan zaman.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut