Oleh: Iman Sjahputra
JAKARTA - Matahari memang sesuatu yang unik. Ia tetap menarik meskipun bentuknya sederhana—bulat dan sama setiap hari.
Tak sedikit orang yang berjam-jam memandangnya dengan tertegun, seolah menanti saat ia perlahan tenggelam.
Hari pun pelan-pelan berganti menuju esok.
Penantian ini bukan hanya milik segelintir orang, melainkan jutaan manusia di seluruh dunia yang menyambutnya dengan perasaan yang sama.
Itulah sunset, momen sederhana yang selalu berhasil memikat dan memukau siapa saja yang menyaksikannya.
Aku tertegun berdiri di tepi waterfront. Langit kuning keemasan seakan mengingatkan bahwa hari hampir berganti.
Dari ujung cakrawala, bulatan matahari perlahan tersenyum, seolah memberi salam perpisahan sebelum kembali ke dunia lain.
Warna keemasan mulai menghiasi langit secara samar, memantul di permukaan laut yang tenang.
Mataku terpesona, menatap dengan kagum.
Akhirnya, suara lonceng terdengar, seolah mengingatkan semua orang bahwa matahari telah tenggelam, dan saatnya pulang.***







إرسال تعليق