Layanan Terbaru Transportasi Kereta Cepat di China Tersedia Untuk Hewan Peliharaan

Jakarta, JIA XIANG - China baru saja menambahkan layanan baru transportasi untuk hewan peliharaan yang ditingkatkan di jaringan kereta cepatnya, dengan memperluas cakupan ke 121 stasiun dan 228 kereta, menurut China Railway Express Co., Ltd (08/04/2026). 

Layanan tersebut dikembangkan berdasarkan program percontohan selama satu tahun yang diluncurkan sejak 08 April 2025.

Selama uji coba, jumlah lebih dari 15.000 hewan peliharaan berhasil diangkut dengan aman, dan terbukti populer di kalangan pelancong yang ingin membawa hewan kesayangan mereka.

Saat ini tersedia dua opsi yaitu perjalanan yang didampingi bagi penumpang yang memiliki tiket, dan transportasi tanpa pendamping bagi pemilik yang tidak bepergian dengan kereta yang sama.

Hewan peliharaan yang memenuhi syarat dibatasi pada kucing dan anjing yang sehat dan dibesarkan secara domestik, dengan berat badan tidak lebih dari 15 kg, tinggi bahu tidak melebihi 40 cm, dan panjang tubuh tidak melebihi 52 cm.

Untuk opsi perjalanan yang didampingi, penumpang dapat menggunakan aplikasi atau laman situs 12306 untuk memeriksa kereta yang ditandai dengan ikon hewan peliharaan, membeli tiket, dan memesan slot transportasi hewan peliharaan di kereta yang sama.

Opsi tanpa pendamping memungkinkan pemilik harus membuat reservasi melalui aplikasi program mini WeChat "China Railway Express" dua hingga lima hari sebelum keberangkatan. 


Layanan yang diperluas ini mencakup 121 stasiun kereta cepat dan 228 kereta, termasuk 11 lokasi baru seperti Tangshan, Tai'an, dan Yan'an, serta 50 kereta tambahan, termasuk G41 dan G688.

China Railway Express mengatakan bahwa perluasan ini bertujuan untuk mengakomodasi dengan lebih baik peningkatan atas permintaan perjalanan yang ramah hewan peliharaan.

Saat ini perkeretaapian Indonesia masih belum menerapkan transportasi khusus untuk hewan peliharaan. Dikarenakan perlu pengkajian ulang untuk memenuhi syarat dari pemerintahan. 

Meski sudah ada jasa logistik yang bisa menerima hewan peliharaan dibawa ke dalam gerbong kereta, rasanya kurang begitu pantas di mata pecinta hewan. 

Kita berharap pemerintah bisa belajar dari negeri tirai bambu.[JX/Antaranews.com/bsd]

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut