Jakarta, JIA XIANG - Bulan, yang disebut-sebut daratan hampa tanpa kehidupan, masih menarik para ilmuwan untuk mengungkap banyak hal.
Walau telah diungkap bahwa tidak ada kehidupan di bulan, tapi para ilmuwan menduga bulan memiliki kandungan mineral.
Untuk mewujudkan keinginan itu korporasi nuklir negara Rusia, Rosatom, tengah mengkaji rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di bulan.
Direktur Utama Rosatom, Alexey Likhachev, Minggu (12/4/2026), menuturkan bahwa dayanya tidak main-main. Kapasitas pembangkit listrik tenaga nuklir itu jauh lebih besar dibanding proyek saat ini yang hanya 10 kilowatt.
Rosatom bekerja sama dengan badan antariksa nasional Roscosmos untuk mewujudkan proyek tersebut.
Unit tenaga yang sedang dikembangkan diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 10 kW, dengan bobot tidak lebih dari 1,2 ton, serta masa operasi aman tanpa kecelakaan selama minimal 10 tahun.
"Pembangkit nuklir kecil di bulan saat ini sedang dikembangkan, namun pada saat yang sama, proyek untuk pembangkit dengan kapasitas sepuluh kali lipat juga sedang dipertimbangkan,” ujar Likhachev dalam wawancara dengan publikasi Strana Rosatom.
Menurut dia, kapasitas 10 kW tidak akan cukup untuk mendukung proyek industri di bulan, seperti penambangan logam tanah jarang, produksi oksigen dan bahan bakar roket dari es, serta manufaktur produk kompleks di lokasi.[JX/antaranews.com/Win]


إرسال تعليق