Bib Gourmand untuk Kedai di Food Centre Bermeja Plastik

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Aku tertarik pada sebuah neon sign yang menampilkan logo Michelin di atas salah satu gerai di food centre Singapura.

Seketika pikiranku terpaku. Penghargaan dari lembaga penilai kuliner paling bergengsi di dunia itu terpampang jelas, diraih berturut-turut dari tahun 2016 hingga 2025.

Keren sekali. Apa yang dijual tempat ini

Namanya “Nana”. Aku melongok ke dalam gerai.  Di sana terlihat kuali berisi kuah kuning kental—sepertinya kari. 

Menu di atas meja menunjukkan beragam hidangan: kari ayam, ramen kari, hingga roti prata. 

Apakah ini makanan India? Rasa ragu dan penasaran bercampur di kepalaku. 

Namun, bukankah logo Michelin cukup meyakinkan untuk dicoba?



Tanpa banyak berpikir, aku pun memesan nasi kari ayam dengan roti prata sebagai pendamping.

Cicipan pertama terasa manis, dengan santan dan rempah yang kuat serta harum. 

Perlahan muncul rasa gurih yang dalam, disusul pedas sedikit namun menetap.

Semakin dinikmati, semakin mengundang selera—terutama saat roti prata dicelupkan ke dalam kari ayam. 

Keduanya berpadu dengan baik di lidah. Potongan paha ayam yang empuk membuat setiap suapan terasa lengkap.

Semuanya terasa menyatu di meja sederhana ini. 

Tidak heran jika tempat ini meraih penghargaan Bib Gourmand dari Michelin Guide, yang diberikan untuk makanan berkualitas dengan harga yang tetap ramah di kantong. 



Di sebuah food centre bermeja plastik, ternyata terdapat sajian bercita rasa yang tak kalah dengan hidangan di restoran bertaraf internasional bahkan justru terasa lebih mengena dan membumi.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut