Oleh: Iman Sjahputra
JAKARTA - Wujudnya separuh bulat, tak lonjong, dan tak pula berdiri tegak.
Sekilas orang bisa salah duga, mengiranya roti yang kenyal.
Saat dikunyah, ia lunak, elastis, dan gurih. Yang pasti, camilan ini tak biasa.
Di Tiongkok, tak semua daerah mengenalnya.
Aku bertemu dengannya di Yang Shuo, Guilin— ia menyerupai mangkok yang merunduk.
Aku ingin mencicip, namun tak boleh sebiji saja untuk mengenal rasanya; ia datang bersama teman, secantik rupa, tak semanis gula.
Rasanya hambar, hanya adonan yang dipanggang.
Namun semangkok sayur asin dan biji-bijian membuat lidah menemukan sedapnya.
Tampak bulat belum tentu jelas; pandangan berubah ketika yang nyata benar-benar terlihat.***





إرسال تعليق