Oleh: Iman Sjahputra
JAKARTA - Orang naga di Tiongkok dikenal gemar berdagang. Namun, hal itu tidak berarti mereka langsung piawai dalam bisnis atau terlahir sebagai pengusaha besar. Segalanya dimulai dari bawah.
Jika kemudian ada yang tumbuh menjadi besar, itu bukan karena kebetulan, melainkan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan talenta.
Dagangan tidak hanya berupa barang-barang kebendaan. Jasa pun menjadi komoditas yang diperhitungkan.
Seorang pekerja jasa ikut merasakan datangnya rezeki.
Ketika aku ingin menyeberang menggunakan perahu rakitan, ia bukan hanya sigap menawarkan jasa antar motor, tetapi juga memastikan semuanya berjalan aman dan lancar.
Aku sempat ragu, apakah motorku bisa diseberangkan. Kebingungan itu lenyap ketika aku tiba di tujuan penyeberangan.
Ia telah menyambutku dengan senyum yang mempesona.
Besar atau kecilnya suatu profesi kerap diukur oleh pandangan orang lain.
Namun, kesungguhan dalam bekerja adalah prestasi yang sesungguhnya—itulah nilai yang tak pernah bisa ditunda.***






Posting Komentar