Jakarta, JIA XIANG - Perayaan tahun baru Imlek menjadi tradisi yang paling dinantikan oleh masyarakat Tionghua di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Tahun Baru Imlek bukan sekadar perayaan pergantian tahun dalam kalender Tionghoa, tetapi juga momen untuk berkumpul bersama keluarga, makan bersama dan berbagi angpao.
Di balik kemeriahannya, Imlek juga menjadi momen yang dipercaya dapat membawa harapan baik untuk satu tahun ke depan.
Karena Imlek dianggap sebagai awal yang menentukan nasib setahun ke depan, ada berbagai pantangan yang disarankan untuk dihindari agar keberuntungan tetap terjaga dan energi positif terus mengalir.
Pantangan ini dipercaya berkaitan dengan keberuntungan, rezeki dan keharmonisan hidup.
Berikut beberapa larangan saat Imlek yang perlu diketahui.
Hindari berbicara kasar atau bertengkar
Dalam budaya Tionghoa, ucapan memiliki makna yang sangat kuat.
Kata-kata kasar atau pertengkaran dianggap membawa energi buruk.
Oleh karena itu, saat Imlek disarankan untuk berbicara dengan lembut, menghindari pertengkaran dan memperbanyak ucapan yang membawa berkah.
Suasana hati, ucapan dan perilaku yang positif dapat mewarnai nasib sepanjang tahun dan membawa berkah.
Jangan sampai memecahkan barang
Memecahkan barang seperti kaca, piring, gelas atau barang lainnya yang mudah pecah dipercaya sebagai pertanda kurang baik.
Dalam kepercayaan Tionghoa, bunyi pecah sering dikaitkan dengan pertanda kurang baik, seperti retaknya hubungan, hilangnya keberuntungan atau datangnya kesialan.
Karena Imlek dianggap sebagai awal yang menentukan suasana sepanjang tahun, hal-hal yang bernuansa negatif sebisa mungkin dihindari.
Jangan menggunakan pakaian berwarna hitam atau putih
Pemilihan warna pakaian ketika Imlek sangatlah penting, karena dapat mempengaruhi rezeki atau keberuntungan.
Hindari menggunakan pakaian berwarna hitam dan putih, karena kedua warna ini sering dikaitkan dengan suasana berkabung atau peristiwa duka dalam budaya Tionghoa.
Banyak orang memilih menggunakan pakaian berwarna cerah, terutama warna merah. Warna merah dipercaya melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan.
Selain warna merah, warna emas atau kuning juga identik dengan kemakmuran dan rezeki.
Mari rayakan tahun baru Imlek ini dengan hati yang bersih dan langkah yang bijak. Semoga dengan menjaga sikap dan perbuatan, dapat membuka pintu rezeki, kesehatan serta keberuntungan sepanjang tahun ini.[JX/Stella]


Posting Komentar