Jakarta, JIA XIANG - Sayur sebagai makanan sehat, tidak semua orang menyukainya.
Bagi sebagian orang, makan sayur mungkin bukan hal yang menyenangkan.
Ada yang tidak suka karena rasanya, aromanya atau teksturnya.
Padahal, sayuran merupakan salah satu sumber serat, vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan tubuh.
Kondisi ini cukup umum, terutama bagi orang yang sejak kecil memang kurang terbiasa mengonsumsi berbagai jenis sayuran.
Kabar baiknya, ada beberapa makanan pengganti sayur yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.
Jika kamu termasuk orang yang tidak suka sayur, berikut beberapa pilihan makanan yang bisa dikonsumsi untuk mendapatkan berbagai zat gizi penting.
Alpukat
Alpukat dapat menjadi salah satu pilihan buah yang menarik bagi orang yang tidak suka sayur.
Alpukat mengandung serat dan lemak tak jenuh.
Alpukat bisa dimakan secara langsung, dijadikan isian roti atau dicampurkan ke dalam menu sarapan.
Rasanya yang lembut juga membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai makanan.
Kacang-kacangan
Kacang merah, kacang hijau, kacang edamame dan lentil dapat menjadi pilihan makanan yang mengandung serat dan protein nabati.
Kacang-kacangan juga cukup fleksibel untuk dimasukkan ke dalam berbagai menu.
Misalnya, kacang dapat ditambahkan ke dalam sup, salad buah atau makanan utama.
Dengan begitu, kamu tetap memiliki variasi sumber nutrisi meskipun tidak terlalu menyukai sayuran.
Jamur
Jamur dapat menjadi pilihan makanan bagi orang yang kurang menyukai sayuran. Berbagai jenis jamur seperti jamur tiram, jamur enoki, jamur kancing dan jamur shiitake, dapat diolah menjadi berbagai menu yang lezat.
Jamur juga memiliki tekstur yang cukup berbeda dari sayuran sehingga bisa menjadi alternatif untuk menambah variasi makanan.
Selain rasanya yang mudah dipadukan dengan berbagai bahan, jamur mengandung serat, protein, vitamin dan mineral.
Jamur bisa ditumis, dipanggang, dimasukkan ke dalam sup atau dijadikan campuran berbagai masakan.
Jika alasan Anda tidak menyukai sayur karena rasa atau teksturnya, mungkin masalahnya bukan pada sayurnya, tetapi pada cara mengolahnya.
Sayuran yang direbus, dikukus, ditumis atau dipanggang dapat memiliki rasa dan tekstur yang berbeda.
Anda juga bisa mencincang sayuran dalam ukuran kecil dan mencampurkannya ke dalam telur, sup, nasi, mie atau makanan favorit lainnya.
Cara ini dapat membantu Anda mulai terbiasa dengan rasa sayuran secara perlahan.
Tidak suka sayur bukan berarti tidak bisa mendapatkan makanan yang mengandung serat, vitamin, mineral dan zat gizi lainnya.
Alpukat, kacang-kacangan dan jamur dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih beragam.
Meskipun demikian, makanan tersebut tidak sepenuhnya menggantikan peran sayuran.
Sebisa mungkin, tetap coba berbagai jenis sayuran dan metode pengolahan untuk menemukan jenis yang sesuai dengan selera.[JX/Stella]


Posting Komentar