Oleh: Iman Sjahputra
JAKARTA - Makanan ini cukup banyak dijumpai di Thailand, kemungkinan dibawa oleh para pendatang dari Tiongkok.
Bahannya terbuat dari tepung beras yang digulung menyerupai cerutu atau batang rokok.
Warnanya putih, dengan tekstur kenyal saat dimakan.
Umumnya, Kuai Chap disajikan dengan kaldu berwarna jernih atau kecokelatan.
Seporsi Kuai Chap di pasar Thailand ditawarkan dengan harga 70 baht.
Ukurannya semangkuk kecil, kira-kira sebesar genggaman telapak tangan.
Tak banyak untuk ukuran porsi orang dewasa.
Namun, makanan ini cukup nikmat untuk sarapan pagi, sekadar mengisi perut yang kosong.
Aku pun mencoba seporsi. Yang paling kusukai adalah kaldunya, yang terasa manis dan panas.
Kuahnya yang jernih menyentuh lidah, seolah mengalir melewati tenggorokan yang kering.
Kuperhatikan sekeliling. Suasana pasar mulai ramai, diiringi teriakan para penjual yang bersahutan untuk menarik perhatian pembeli.
Begitulah suasana perdagangan di pasar, ketika para pedagang menawarkan dagangan dan pembeli mulai berdatangan.
Keramaian itu menjadi bagian dari pengalaman menikmati sarapan sederhana di Thailand.***








Posting Komentar