Bernostalgia di Kopitiam dengan Balutan Modern

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Kopitiam (kedai kopi) kini banyak yang tidak lagi bergaya jadul. Namun daya tariknya kurang.

Justru, kesan tua semakin menarik seiring bertambahnya usia. 

Kata orang, mungkin begitulah suasana zaman dulu: orang duduk santai, menyeruput secangkir kopi sambil mengangkat kaki, kongko-kongko seolah dunia milik mereka sendiri.

Semakin lama mengobrol, semakin asyik. 

Tak kenal waktu, bisa berjam-jam menikmati suasana, meskipun isi cangkir kopi sudah tandas. 

Mulut tetap saja tak berhenti berkata-kata.


Ketika aku mampir ke sebuah kedai di Penang, Malaysia, model kedainya masih tampak seperti warung dengan ruang terbuka. 

Di dalamnya terdapat sekitar 20 gerai atau stan yang menawarkan beragam jenis makanan. 

Mulai dari aneka seafood hingga bak kut teh dan kuetiau goreng.




Menariknya, kopitiam ini tak hanya menjual makanan.

Ada alunan musik juga. Hiburan ini telah menjadi bagian dari suasananya. 

Di situ terdapat panggung tempat para penyanyi tampil menghibur pengunjung.

Ada penyanyi yang melantunkan lagu-lagu memesona.


Apa ini kopitiam model baru? Aku tak tahu.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut