Jakarta, JIA XIANG - Pertanian oleh warga kota atau urban farming semakin diminati warga Jakarta.
Data dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, ketertarikan warga terhadap urban farming tersebar di enam wilayah. Total ada lebih dari 1.600 lokasi urban farming.
Warga memanfaatkan lahan terbatas, seperti loteng rumah, halaman sekolah dan teras rumah.
Ada pula yang memanfaatkan pot sebagai media tanamnya.
Berbekal pengetahuan bertani secara hidroponik secara otodidak, ada menanam sayuran atau buah-buahan.
Data Dinas KPKP DKI Jakarta menunjukkan urban farming menjadi trend. Animo masyarakat untuk melaksanakan pertanian perkotaan meningkat.
Sejauh ini, warga memanfaatkan hasil urban farming untuk kebutuhan warga.
Tapi tidak tertutup kedepannya hasil urban farming memberi nilai tambah secara ekonomi.
Dinas KPKP DKI Jakarta berupaya trend urban farming bertahan lama.
Manfaat yang diperoleh dari melakukan urban farming, selain mendapatkan pangan dari hasil budidaya yang terjamin kualitasnya, juga meningkatkan kualitas udara.[JX/Win]


إرسال تعليق