Oleh: Iman Sjahputra
JAKARTA - Tiongkok punya cerita yang tak habis-habis untuk diutarakan. Bagaimana tembok raksasa dibangun?
Bagaimana benteng dipertahankan? Tembok dan benteng masing-masing punya cerita.
Korban dan mayat bergelimpangan kala dinasti-dinasti Tiongkok menciptakan sejarah.
Jiayuguan (嘉峪关) merupakan salah satu peninggalan sejarah yang masih berdiri hingga kini.
Apa yang menarik? Tembok dan benteng menjadi bagian dari jalur perdagangan antara barat dan timur, tempat Jalur Sutra menghubungkan berbagai wilayah.
Kala itu, tak ada mobil yang berkeliaran dan burung besi pun belum lahir dari inovasi manusia.
Hanya unta-unta yang mengangkut barang-barang perdagangan demi memenuhi kebutuhan umat.
Dinasti Ming membangun benteng dan tembok pertahanan di kawasan Jiayuguan. Dari sini dapat dilihat padang gurun yang membentang luas.
Aku berdiri di tembok, seolah meneropong sisi gurun. Hamparan yang luas seakan meminimalkan sudut pandang.
Unta-unta seolah masih terlihat di kejauhan.
Timbul pertanyaan: bagaimana dinasti ini membangun tembok yang begitu megah, tanpa gentar menghadapi terpaan angin dan hujan?***










إرسال تعليق