Menikmati Cita Rasa Hidangan Punjab di Penang

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Makanan India dan Pakistan begitu mudah ditemui di Penang, Malaysia. 

Seolah-olah kota ini menjadi salah satu tempat di mana cita rasa dan keautentikan masakan Asia Selatan tumbuh dan menemukan tempatnya.

Setiap kali datang ke Penang, ingatanku selalu kembali pada makanan India. 

Aku memang tak pernah benar-benar bisa menghafal nama-nama menunya. 

Namun, beberapa hidangan selalu melekat dalam ingatan: roti naan yang hangat, chai tea yang harum, tekka, hingga ayam creamy butter panggang.


Mungkin justru itulah menariknya perjalanan kuliner. 

Kita tak selalu mengingat nama sebuah hidangan, tetapi kita mengingat rasanya, aromanya, dan suasana ketika menyantapnya.

Dari sebuah rekomendasi di mesin pencarian internet, aku menemukan satu restoran Punjabi yang menarik untuk dikunjungi. 

Konon, masakannya autentik dan cita rasanya mampu memuaskan siapa saja yang mencobanya. 

Rasa penasaran pun muncul. Benarkah hidangan Punjabi di Penang bisa menghadirkan cita rasa Punjab yang sesungguhnya?



Salah satu menu ikan Amritsari menjadi daya tarik. Sebutannya mungkin terdengar janggal? 

Tapi ini membawaku pada ingatan ketika dulu pernah datang ke kota Punjab. 

Di salah satu lokasi kuliner di Amritsar, aku pernah menemukan banyak hidangan dengan cita rasa rempah yang begitu kuat.

Ikan ini bisa saja namanya diambil dari lokasi yang dikenal tersebut. 

Bahkan, aku pun tak pernah makan ikan bernama ini sebelumnya. 

Cita rasanya seperti ikan goreng yang rempahannya begitu terasa. Daging ikannya renyah dan gurih. 


Sekonyong-konyong, aku teringat pada ikan lele yang biasa diperdagangkan di Indonesia.

Masing-masing punya kelezatan yang tak perlu dipertentangkan. Sulit membandingkannya secara apple to apple.

Keduanya punya karakter dan cita rasa sendiri, yang lahir dari tradisi kuliner dan tempat yang berbeda.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut