Jakarta, JIA XIANG - Pecinta tamaman atau bagi yang hobi berkebun di rumah pada halaman kecil, tak perlu repot mencari pupuk organik.
Salah satu dari sekian banyak sampah organik rumah tangga yang selalu dihasilkan adalah air cucian beras.
Setiap hari, kita pasti mencuci beras sebelum ditanak menjadi nasi untuk sarapan, santap siang dan malam.
Air cucian beras segar sebenarnya lebih dominan mendukung pertumbuhan daun dan batang (fase vegetatif).
Bagi yang menanam pohon buah-buahan dalam pot, bisa menjadikan air cucian beras sebagai pupuk cair dengan kandungan Kalium (K) dan Fosfor (P).
Untuk membuat racikan pupuk cair khusus pembuahan, Anda bisa memadukan air cucian beras dengan bahan dapur lain yang kaya Kalium, yaitu kulit pisang.
Berikut bahan racikan booster alami:
-Satu (1) liter Air cucian beras (gunakan bilasan pertama atau kedua yang pekat).
-Tiga (3) – lima (5) potong kulit pisang (dicincang kecil-kecil, kaya akan Kalium).
-Satu (1) sendok makan gula merah / molase (sebagai makanan bakteri baik).
-Satu (1) tutup botol EM4 Pertanian (opsional, untuk mempercepat fermentasi).
Selanjutnya cara membuat fermentasi POC:
Masukkan semua bahan ke dalam botol bekas air mineral atau wadah tertutup.
Aduk atau kocok hingga gula larut secara merata.
Simpan di tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari langsung selama 5 hingga 7 hari.
Jangan lupa membuka tutup botol sebentar setiap hari untuk membuang gas hasil fermentasi.
Setelah seminggu, aroma racikan akan berubah menjadi wangi khas fermentasi (seperti tape) dan siap digunakan.
Air cucian beras yang difermentasi dapat meningkatkan aktivitas mikroorganisme tertentu sehingga mendukung kesuburan tanah.
Pengaplikasian racikan pupuk organik cair (POC) air beras ini sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman Anda:
1. Aplikasi Siraman Rutin
Encerkan racikan pupuk yang sudah jadi dengan air bersih menggunakan perbandingan 1:10 (100 ml POC dicampur dengan 1 liter air bersih).
Siramkan larutan ini ke area perakaran (sekeliling bawah tajuk daun) sebanyak 1–2 liter per pohon, cukup seminggu sekali.
2. Hindari Menyiram Daun
Selalu siramkan ke tanah/media tanam. Air beras segar yang menempel pada daun bisa mengundang cendawan atau jamur.
Mudah bukan. Selamat mencoba.[JX/Win]


إرسال تعليق