Menggoda, Ragam Kuliner di Nanjing Road

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Kota Shanghai, Tiongkok, kini telah menjelma menjadi salah satu kota metropolitan paling modern di dunia.

Berbagai fasilitas bertaraf internasional tersedia di kota ini, menjadikannya destinasi favorit bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia. 

Bagi para pelancong, kegiatan sightseeing dan wisata kuliner merupakan daya tarik utama yang sulit untuk dilewatkan.

Bagi pencinta sejarah, Shanghai menawarkan beragam jejak masa lalu yang menarik untuk ditelusuri.






Kota ini menyimpan kisah tentang masa ketika Tiongkok masih berada di bawah pengaruh kawasan-kawasan konsesi asing yang dikuasai negara-negara Barat. 

Bangunan bergaya Eropa, jalan-jalan bersejarah, serta berbagai sudut kota menjadi saksi perjalanan panjang Shanghai hingga akhirnya bangkit sebagai salah satu pusat ekonomi dan perdagangan dunia.

Bagi wisatawan mancanegara, berkunjung ke Nanjing Road Pedestrian Street hampir menjadi agenda yang wajib dilakukan. 

Ikon wisata ini merupakan salah satu destinasi paling terkenal di Shanghai. 






Memang, kota-kota besar lain di Tiongkok juga memiliki kawasan pejalan kaki yang menjadi pusat belanja, hiburan, dan rekreasi. 

Namun, Nanjing Road memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan nilai sejarah, kemegahan arsitektur, serta denyut kehidupan modern dalam satu kawasan.

Aku pun menyusuri jalur pedestrian yang membentang di sepanjang Nanjing Road. 

Di kanan dan kiri berdiri deretan pertokoan, butik, serta mal megah yang berpadu dengan bangunan-bangunan tua peninggalan masa lalu. 






Meski telah berusia puluhan bahkan ratusan tahun, bangunan-bangunan itu tetap berdiri kokoh dan terawat, menghadirkan pesona klasik di tengah gemerlap kota modern.

Sesekali aku melongok ke dalam kedai-kedai yang menawarkan aneka hidangan khas Tiongkok. 

Aroma makanan yang menggoda membuatku ingin mencicipi semuanya. 

Sayangnya, perutku sudah terisi penuh oleh xiao long bao dan wonton yang sebelumnya kunikmati hingga tak terhitung jumlahnya. 






Ditambah lagi, cuaca siang yang mulai terik membuat langkahku semakin berat untuk berhenti dan mencicipi hidangan lainnya.

Akhirnya aku hanya bisa tersenyum dan berkata dalam hati, “Lain kali saja.” Masih ada kesempatan untuk kembali menikmati ragam kuliner yang menggoda di Nanjing Road.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut