Oleh: Iman Sjahputra
JAKARTA - Banyak kuliner yang dapat dinikmati di Shanghai, terutama bagi mereka yang menyukai makanan berbahan daging nonhalal.
Pilihannya sangat lengkap, mulai dari bak kut, babi hong, hingga bak kut teh, tinggal memilih sesuai selera.
Namun, jika hidangan berat kurang memenuhi selera Anda, jangan lewatkan aneka dim sum.
Shanghai merupakan salah satu kota yang terkenal dengan beragam jenis dim sum. Salah satu yang paling populer adalah Xiao Long Bao, yaitu dim sum dengan beragam isian, seperti daging babi, sayuran, udang, hingga kepiting.
Saat berada di Kota Shanghai, tujuanku hanya satu, mencari kuliner yang benar-benar khas dan autentik.
Banyak orang mengatakan, Xiao Long Bao harus menjadi pilihan utama. Kesempatan itu pun tak kulewatkan.
Salah satu rekomendasi dari Michelin Guide adalah Lai Lai Resto, sebuah rumah makan sederhana yang berturut-turut menyandang predikat Bib Gourmand, penghargaan bagi restoran dengan kualitas makanan yang baik namun tetap terjangkau.
Aku pun memesan Xiao Long Bao berisi kuah kepiting. Rasanya berbeda dari yang biasa kurasakan.
Kuahnya terasa sedikit amis, khas cita rasa kepiting yang kuat. Namun, kelembutan kulit Xiao Long Bao ini sungguh istimewa.
Kulitnya sangat tipis, tetapi tetap kenyal dan tidak mudah robek saat diangkat dengan sumpit.
Perpaduan tekstur kulit yang lembut dengan kuah hangat di dalamnya menghadirkan pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.
Seporsi Xiao Long Bao memang tidak membuat perut kenyang.
Namun, kelezatan yang ditawarkan Lai Lai Resto meninggalkan kesan yang sulit dilupakan.
Dari rumah makan sederhana inilah saya belajar bahwa cita rasa yang luar biasa tidak selalu hadir di restoran mewah.
Terkadang, justru kesederhanaanlah yang melahirkan pengalaman kuliner paling berkesan.***









إرسال تعليق