Motif Bhawana Hadinata Batik Terinspirasi dari mitologi Tiongkok Burung Hong

Jakarta, JIA XIANG - Keindahan porselen klasik Tiongkok menginspirasi Hadinata Batik dalam membuat karya spesial menjelang Imlek 2026.

Menyongsong hari istimewa tersebut, Hadinata Batik memperkenalkan "Lunar Porcelain Collection" yang merupakan koleksi spesial.

"Lunar Porcelain Collection kami hadirkan sebagai refleksi tentang harapan dan pembaruan," kata Direktur Hadinata Batik Albert Pratama seperti dikutip dari antaranews.com, Minggu (8/2/2026).

"Melalui motif Bhawana yang terinspirasi dari mitologi Tiongkok Burung Hong, kami ingin menghadirkan batik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga membawa cerita dan makna yang relevan dengan semangat Imlek. Tentang keseimbangan, ketenangan, keberuntungan, kemakmuran dan awal yang baru," Albert menjelaskan tentang  proses kreatif di balik sebuah motif, dari filosofi hingga eksekusinya menjadi produk yang dapat dikenakan dalam momen perayaan.

Lunar Porcelain Collection" menghadirkan dua motif utama, Bhawana dan Gracika, yang masing-masing dikembangkan melalui riset mendalam terhadap simbol dan filosofi.

Motif Bhawana, lanjut Albert, menampilkan visual burung Hong, lengkung megamendung biru-putih, serta sentuhan warna hangat yang terinspirasi dari porselen klasik, sebagai simbol ketenangan dan keberlanjutan hidup.

"Sementara Gracika hadir dengan karakter visual yang lebih ringan dan dinamis, merepresentasikan harmoni dan keanggunan dalam keseharian," katanya.

Koleksi ini diterjemahkan ke dalam berbagai produk siap pakai Hadinata Batik, mulai dari kemeja, blouse, pakaian anak, dress, hingga kain batik, dengan pemilihan material yang berkualitas, proses dan detailing yang panjang, serta cutting regular-fit yang menjadi ciri khasnya.

Hadinata Batik menghadirkan Limited Edition Bhawana White Dress, yang tidak bisa didapatkan di tempat lain selain di Pendopo Living World Alam Sutera.

Koleksi ini diterjemahkan ke dalam berbagai produk siap pakai Hadinata Batik, mulai dari kemeja, blouse, pakaian anak, dress, hingga kain batik, dengan pemilihan material yang berkualitas, proses dan detailing yang panjang, serta cutting regular-fit yang menjadi ciri khasnya.

Deputy Director Hadinata Batik Yenni Nurisa menambahkan, sebagai bagian dari eksplorasi lintas medium, motif Bhawana dalam Lunar Porcelain Collection juga dihadirkan melalui kolaborasi bersama Long Story Short, brand tas lokal yang dikenal dengan pendekatan craftsmanship tinggi.

Dalam kolaborasi ini, motif Bhawana diterjemahkan melalui teknik hand-painted pada dua tas ikonis Long Story Short, Margie dan Milla, menjadikan setiap tas sebagai karya yang unik dan penuh karakter.

"Batik mengajarkan kami tentang kesabaran, ketelitian, dan menghargai setiap tahap proses. Motif Bhawana dari Lunar Porcelain Collection lahir dari filosofi ini karena setiap elemen punya makna, setiap goresan dikerjakan dengan penuh perhatian," katanya.

Kolaborasi dengan "Long Story Short" , lanjutnya, membawa semangat yang sama. Motif Bhawana diterjemahkan lewat seni lukis tangan, dengan perhatian pada proses dan detail sehingga menghasilkan karya unik dan bermakna.

Kolaborasi Hadinata Batik dengan Long Story Short ini tersedia secara eksklusif di Pendopo dalam jumlah terbatas, sebagai bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan karya lokal bernilai tinggi kepada pasar yang lebih luas.

Melalui Lunar Porcelain Collection, Hadinata Batik kembali menegaskan posisinya sebagai brand batik yang menjunjung tinggi warisan budaya, value craftsmanship, dan inovasi.[JX/Win]


Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut