IIMS 2026 Dibuka Secara Resmi, Menperin Harap Penjualan Otomotif Nasional Kembali Cepat Pulih

Jakarta, JIA XIANG - Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 telah resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita beserta jajaran pihak penyelenggara yang mensukseskan gelarnya pameran otomotif bergengsi.

Menperin menegaskan bahwa Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 diharapkan menjadi katalis penting dalam mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat pondasi industri otomotif berskala nasional.

“Saya berharap IIMS 2026 ini, dapat menjadi katalis penting untuk mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat pondasi industri otomotif di Indonesia,” kata dia dalam opening ceremony pameran otomotif tahunan tersebut yang digelar di JIExpo Kemayoran, Kamis (05/02/2026).

Menurut beliau, penyelenggaraan IIMS secara konsisten menunjukkan pertumbuhan transaksi yang signifikan sejak 2023 hingga 2025. Selama periode tersebut, nilai transaksi IIMS tercatat terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 23 persen per tahun.

Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa industri otomotif nasional masih memiliki potensi besar di tengah tantangan global saat ini.  

“Ini merupakan yang ketiga kalinya secara berturut-turut dalam penyelenggaraan IIMS, dan dari tahun ke tahun pertumbuhannya konsisten. Transaksi terus meningkat dari 2023, 2024, hingga 2025,” ujar Menperin dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia menilai IIMS tidak hanya berperan penting sebagai ajang pameran dan transaksi saja, tetapi juga sebagai ruang strategis bagi seluruh pemangku kepentingan industri otomotif.

Penjualan Otomotif Nasional Sempat Lesu, Berkat Ekspor Jadi Penyelamat

Di tengah tekanan signifikan pada penjualan otomotif nasional di sepanjang 2025, Menperin mengungkap kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri.

“Di tengah melemahnya pasar domestik, kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri otomotif,” kata Agus Gumiwang.

Saat penjualan wholesales turun 7,2 persen dan retail melemah 6,3 persen, menperin mengungkap ekspor kendaraan utuh (CBU) produksi lokal mencatat pertumbuhan solid 9,7 persen, dari 472 ribu unit pada 2024 menjadi 518 ribu unit di 2025.

Selain menegaskan bahwa produk otomotif Indonesia memiliki daya saing dan nilai kompetitif tinggi di pasar global, baik dari sisi kualitas produk maupun strategi pemasaran, Menteri Agus mengungkap peningkatan ekspor juga mencerminkan keberhasilan diplomasi industri yang terus didorong pemerintah, khususnya dalam memperjuangkan penambahan kuota ekspor dan perluasan negara tujuan dari Indonesia ke berbagai pasar internasional.

“Kinerja ini menunjukkan bahwa produk-produk otomotif kita memiliki daya saing, memiliki nilai kompetitif yang tinggi, sehingga bisa diterima di pasar global,” ujar Menperin.

Kinerja positif ekspor tersebut menjadi kontras di tengah kontraksi pasar domestik, sekaligus menunjukkan bahwa orientasi global menjadi kunci ketahanan industri otomotif nasional.

Pemerintah menilai penguatan ekspor bukan hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi strategis untuk pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, konsistensi pertumbuhan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) selama tiga tahun berturut-turut dengan rata-rata transaksi tumbuh 23 persen per tahun, diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem industri.

Agus berharap, penyelenggaraan IIMS 2026 dapat menjadi salah satu katalis percepatan pemulihan industri, sekaligus ruang strategis kolaborasi antara produsen, konsumen, dan pemangku kepentingan untuk memperluas adopsi kendaraan ramah lingkungan dan memperkuat posisi Indonesia di pasar otomotif global.

“Selain memperkuat pemulihan industri, IIMS diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperluas adopsi kendaraan berbasis ramah lingkungan,” tambahnya.

Dengan capaian pertumbuhan yang konsisten serta fokus pada inovasi dan keberlanjutan, IIMS 2026 dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung ekosistem otomotif nasional.

Pemerintah berharap momentum positif ini dapat terus dijaga, tidak hanya untuk mendorong peningkatan penjualan, tetapi juga memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia di tingkat regional maupun global.

Pameran IIMS tahun ini ditargetkan untuk mencapai total transaksi sebesar Rp8 triliun dan jumlah pengunjung sekitar 570 ribu orang.

IIMS 2026 kembali diselenggarakan pada 5–15 Februari 2026 bertempat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, dengan skala yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Dan juga peserta yang semakin beragam, serta program yang lebih luas dan relevan dengan pengembangan industri maupun menyesuaikan gaya hidup masyarakat.[JX/Antaranews.com/bsd] 

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut