Menyusuri Kehidupan di Pasar Tradisional Cat Ba, Vietnam

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Perjalanan wisata terasa belum lengkap jika belum merasakan kehidupan masyarakat lokal.

Banyak hal unik yang menarik untuk diamati, dan tempat paling tepat untuk itu adalah pasar tradisional.

Di sini, kami menyaksikan interaksi sehari-hari masyarakat secara nyata. 

Pedagang sibuk menawarkan dagangannya, suara tawar-menawar bercampur dengan tawa dan sapaan ramah.





Aroma rempah, sayur-mayur segar, dan ikan laut memenuhi udara. 

Irisan pisau di daging-daging yang dijual, bunyi cangkir dan gelas dari warung kopi tempat ibu-ibu beristirahat sejenak, menambah hidup suasana. 

Tak terlihat wajah tegang; senyum dan tawa menyertai setiap transaksi, seolah irama waktu di pasar bergerak cepat namun hangat.

Tak ada ibu-ibu yang duduk berpangku tangan; semuanya sibuk menjajakan masakan.






Aku tertarik pada salah satu lapak yang kuduga menjual pho.

Aku mencoba seporsi pho asli Cat Ba. Suasana pasar membuat pengalaman ini berbeda dari makan di restoran; meski tidak sesejuk ruangan ber-AC, kuahnya hangat dan aromanya menyelusup ke hidung, menggugah selera. 

Bau amis makanan laut nyaris tidak tercium, sehingga setiap suapan terasa nikmat. 

Boleh jadi, ini adalah pho yang enak sekaligus menjadi bagian dari pengalaman hidup sehari-hari masyarakat Cat Ba. 






Sekali berkunjung ke pasar Cat Ba tak membuat ku lupa ingat, suasananya, sejuknya angin- angin di musim rontok dan gerak tawa masyarakat berinteraksi sesama warga yang ramah.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut