Jakarta, JIA XIANG - Kaca mata masa kini bukan semata pelindung indra penglihatan dari cahaya mentari yang menyilaukan atau debu yang bertebaran.
Fungsi kaca mata juga bukan alat bantu membaca bagi mereka yang menderita rabun jauh atau rabun dekat.
Industri kaca mata terkemuka juga memproduksi asesori ini semakin canggih. Seperti yang telah dilakukan Ray-Ban Meta, yang memproduksi kaca mata pintar atau smart glasses.
Bahkan industri komputer ternama Apple pun sedang mempersiapkan peluncuran smart glasses pada akhir tahun 2026. Apple melakukannya sebagai bagian dari strategi ekspansi besar-besaran ke teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Langkah Apple dianggap sebagai upaya langsung untuk menyaingi kacamata pintar Ray-Ban Meta.
Menurut laporan Bloomberg, dilansir dari Tech Crunch, perangkat wearable dari Apple ini akan dilengkapi fitur-fitur canggih seperti kamera, mikrofon, serta kemampuan untuk menganalisis lingkungan sekitarnya.
Kaca mata ini juga akan mengintegrasikan asisten virtual Siri, memungkinkan pengguna untuk memberikan perintah suara seperti menjawab panggilan telepon hingga mendapatkan petunjuk arah secara langsung.
Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa Apple sedang mengembangkan chip khusus untuk mendukung lini produk baru ini, termasuk untuk Mac dan server AI.
Salah satu chip yang tengah dikembangkan disebutkan terinspirasi dari prosesor hemat daya pada Apple Watch, dan dirancang untuk menghadirkan efisiensi tinggi dalam perangkat portabel seperti kaca mata pintar.
Chip-chip ini ditargetkan untuk masuk tahap produksi massal bersama mitra manufaktur Apple, TSMC, paling cepat pada akhir tahun depan atau pada tahun 2027.
CEO Apple,Tim Cook dikabarkan sangat berambisi mengungguli Meta di pasar kacamata pintar.
Ambisi ini muncul seiring meningkatnya popularitas Ray-Ban Meta, yang menurut laporan telah terjual jutaan unit di seluruh dunia.
Selain itu, Apple saat ini tengah mengeksplorasi desain kacamata non-AR (tanpa augmented reality) yang mengandalkan kamera untuk memindai lingkungan sekitar dan AI untuk membantu pengguna dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu chip yang tengah dikembangkan diperkirakan akan mampu mengontrol kamera dan komponen lain tanpa banyak menguras daya baterai, sebuah elemen penting untuk kacamata pintar yang ringan dan efisien.[JX/antaranews.com/Win]
Posting Komentar