Jakarta, JIA XIANG - Ada tiga sayuran pelengkap ketika kita memasak mi ayam, baso kuah dan nasi uduk.
Sayuran yang dimaksud adalah seledri, daun bawang dan kemangi. Seledri dan daun bawang biasanya dirajang untuk kemudian ditabur di atas hidangan mi rebus atau baso kuah sebelum disantap.
Sedangkan kemangi biasanya untuk lalapan ketika santap nasi uduk.
Tiga jenis tanaman itu memang mudah dibeli di pasar atau super market. Tapi tidak ada salahnya, kita tanam untuk melengkapi koleksi tanaman yang ada di pekarangan rumah.
Tidak sulit untuk bertanam seledri, daun bawang dan kemangi. Bisa ditempatkan di pot bagi yang lahan pekarangannya terbatas luasannya.
Kemangi
Tanaman merupakan jenis yang mudah tumbuh dan juga mudah dalam perawatannya.
Cukup ditanam di pot, kemangi bisa sebagai tanaman penghijau di serambi rumah kita.
Ciri-ciri tanaman ini adalah dapat tumbuh dengan tinggi maksimal 100 cm. Selain itu daunnya berwarna hijau muda dengan aroma yang khas.
Kemangi dapat tumbuh di daratan rendah dengan ketinggian hingga 500 mdpl.
Pembudidayaan kemangi ini dilakukan dengan biji. Dimana bijinya ini didapat dari bunga yang bentuknya memanjang ke atas.
Seledri
Biasanya seledri ditanam pada dataran tinggi dengan ketinggian 1.000 - 1.200 m dpl. Namun tanaman ini bisa tumbuh di dataran rendah.
Yang perlu diperhatikan, seledri kurang tahan terhadap curah hujan yang tinggi.
Perbanyakan seledri dapat melalui dua cara. yakni generatif dengan biji dan perbanyakan vegetatif dari anakan. Perbanyakan generatif sering digunakan untuk budidaya seledri pada skala komersial yang luas.
Sementara itu. untuk perbanyakan vegetatif lebih sering digunakan untuk skala kecil yang dilakukan di pekarangan rumah.
Perbanyakan vegetatif memanfaatkan anakan seledri yang diambil dari tanaman seledri yang sudah Anda miliki sebelumnya.
Anakan tersebut dipindahkan ke dalam pot atau polibag yang baru.
Daun bawang
Seperti halnya seledri, daun bawang biasanya ditanam di dataran tinggi. Tapi daun bawang bisa tumbuh di dataran rendah.
Ada tiga cara untuk menanam daun bawang. Bisa dari biji apabila ingin memulai tanaman dari awal. Cara ini membutuhkan waktu lebih panjang karena tanaman perlu melewati tahap perkecambahan dan pembentukan bibit sebelum menghasilkan batang serta daun yang cukup besar untuk dipanen.
Cara lainnya, dengan bibit daun bawang yang sudah tumbuh. Metode ini cocok bagi pemula yang ingin melewati proses penyemaian.
Bibit dapat langsung dipindahkan ke pot atau tanah kebun setelah media tanam disiapkan, kemudian dirawat hingga tanaman berkembang dan mencapai ukuran yang sesuai untuk dipanen.
Cara yang paling praktis adalah memanfaatkan kembali daun bawang yang dibeli untuk kebutuhan dapur. Pangkal putih yang masih memiliki akar dapat ditumbuhkan kembali sebelum dipindahkan ke tanah.
Metode ini cukup menarik untuk menghasilkan pertumbuhan baru dari bagian yang biasanya langsung dibuang setelah memasak.
Baik seledri, daun bawang dan kemangi bagus ditanam di tanah gembur dan mengandung banyak bahan organik.
Siapkan media tanam di pot dengan menggunakan campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.
Ketiganya tumbuh baik pada tanah ber-pH 5.5/6.5. Tanah yang terlalu masam harus diberikan kapur atau dolomit.[JX/Win]

Posting Komentar