Seberapa Tua Kota Zhangye? Selain Gedung Bersejarah, Faktor Ini Bisa sebagai Indikatornya

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Bagaimana menilai sebuah kota disebut tua di Tiongkok? Dari usianya atau bangunannya?

Di Tiongkok, banyak bangunan berusia berabad-abad, bahkan hingga seribuan tahun. 

Bangunan-bangunan itu berada di pusat kota dan menjadi bagian dari tempat-tempat bersejarah.

Aku berjalan di sebuah bangunan berwarna merah. Bangunannya pudar, semata kemakan umur. 

Hiasan di dinding bervariasi karakter. Namun, kebanyakan adalah hiasan patung-patung yang kukenal selama ini.



Tapi yang paling membuatku paham adalah sebuah patung besar, ukurannya raksasa, barangkali 3 meteran. 

Patung itu sedang berbaring santai. Aku memandangnya cukup lama. 

Rasanya seperti melihat sesuatu yang sudah melewati perjalanan waktu yang sangat panjang.

Patung itu dikenal sebagai Sleeping Buddha.

.



Banyak wisatawan datang melihatnya. Bukan hanya karena ukurannya, tetapi juga karena tempatnya menyimpan sejarah panjang Zhangye.

Di sinilah aku mulai bertanya-tanya: sebenarnya, seberapa tua kota ini? 

Apakah temple tempat patung Buddha ini berada seusia dengan kota tua Ganzhou, Zhangye yang ada di sekitarnya?

Aku tak tahu. Yang kutahu, di sini orang-orang masih berjualan. 

Yang mereka jual bukan sekadar masakan yang baru muncul hari ini.


Bisa jadi, makanan dan cara mereka berjualan telah berlangsung bertahun-tahun, bahkan mungkin diwariskan dari generasi ke generasi.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut