Oleh: Iman Sjahputra
JAKARTA - Satu rumah makan sungguh lain dari yang lain. Rumah makan itu bernama Sate Ratu.
Bila menilik namanya, apa ya sate yang disajikan istimewa
Dalam bentuknya, rasanya, keunikannya, atau barangkali cara memasaknya?
Karena namanya Ratu, tentu hidangannya bukan sembarang sate.
Ada sesuatu yang seharusnya berbeda, yang membuatnya layak menyandang nama itu.
Ketika sate dihidangkan, setelah menunggu beberapa saat usai dipesan, warnanya kemerahan.
Apakah itu yang membuatnya jadi beda?
Nggak juga. Karena, satenya semata-mata di-roasted—dioven hingga dagingnya kemerahan dan kecokelatan.
Sate itu nyaris sama dengan sate pada umumnya.
Tapi yang membuatnya tak mirip dengan sate pada umumnya justru bumbunya.
Biasanya bumbu sate, saat diproses dengan cara dipanggang, terdiri dari perpaduan kacang giling kental dan kecap manis.
Tapi sate di rumah makan ini, bumbu satenya bukan dari kacang dan kecap hitam seperti lazimnya.
Justru itu yang membuat aromanya tampil berbeda. Barangkali itu sebabnya dinamai sate ratu sekaligus nama rumah makan tersebut.***





Posting Komentar