Jakarta, JIA XIANG - Mobil listrik buatan China terus dikembangkan pemasaran dan teknologinya.
Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian China, meluncurkan peta jalan untuk memperkuat industri new energy vehicle (NEV) atau kendaraan listrik pintar.
Targetnya, jumlah kendaraan swakemudi meningkat karena China mencanangkan penggunaannya secara massal pada 2030.
Seperti dikutip Reuters, kendaraan dengan kemampuan swakemudi ditargetkan untuk digunakan secara luas.
Teknologi tersebut akan diterapkan di jalan tol, jalan bebas hambatan perkotaan, serta sejumlah ruas jalan di kota yang telah ditentukan.
Upaya penggunaan kendaraan swakemudi itu sekaligus meningkatkan pengaruh industri otomotifnya di pasar global.
Ditargetkan untuk mengembangkan beberapa produsen otomotif yang masuk dalam 10 besar dunia berdasarkan penjualan, serta perusahaan suku cadang otomotif yang masuk dalam 100 besar global.
Data industri terbaru menunjukkan bahwa NEV semakin mengukuhkan posisi dominannya di pasar otomotif China pada Agustus, dengan penjualan NEV mencapai rekor 60,6 persen dari total penjualan mobil baru bulanan.
Pada Agustus 2026, menurut data dari Asosiasi Manufaktur Mobil China (China Association of Automobile Manufacturers/CAAM), produksi dan penjualan NEV masing-masing mencapai lebih dari 1,65 juta dan 1,64 juta unit, keduanya naik hampir 20 persen secara tahunan (year on year).[JX/Win]


Posting Komentar