Festival Zhongqiu (中秋节) dan Tradisi Makan Kue Bulan

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Kebetulan hari ini aku berada di Kota Tianshui (天水), sebuah kota yang tidak sebesar kota-kota besar lainnya di Tiongkok seperti Beijing, Guangzhou, atau kota-kota besar lainnya di Provinsi Gansu. 

Tianshui terasa sederhana, tenang, dan dikelilingi udara yang menyejukkan.

Suhu sekitar 16°C. Matahari tidak terasa terik. 

Udara sejuk menyelimuti kota, sementara jalanan pun tidak diwarnai kemacetan lalu lintas. 

Kebanyakan kendaraan yang berseliweran adalah sepeda motor. 

Tidak tampak masyarakat yang hidup dalam kejaran waktu. Semuanya berjalan dengan ritme yang lebih tenang.

Rasanya seperti berada di sebuah kota yang sengaja memperlambat waktu.

Di tengah suasana yang tenang itu, aku berkesempatan merasakan suasana Zhongqiu (中秋节) atau Festival Pertengahan Musim Gugur. 




Pandanganku tiba-tiba tertuju pada sebarisan orang yang sedang mengantri dengan tertib. 

Barisannya cukup panjang, seolah-olah sedang menunggu giliran naik kereta api.

Di depan barisan itu tampak sebuah tenda. Karena penasaran, aku melongok ke dalam. Beberapa pegawai terlihat sibuk mempersiapkan bahan-bahan yang akan dijual. 

Tangan mereka bergerak naik turun, mengaduk sesuatu dalam wadah. 

Di sisi lain, ada pula yang sibuk membungkus adonan dan membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil.

Aku semakin penasaran. Apa yang sedang mereka buat?

Roti? Kue-kue? Atau jangan-jangan bakso yang dibentuk bulat?




Dari kejauhan, aku belum bisa memastikan. Namun, melihat panjangnya antrean, tampaknya makanan yang sedang dibuat itu bukan sesuatu yang biasa-biasa saja.

Aku pun mencoba mendekat dan mencari tahu apa yang sedang dijual. 

Rasa penasaran itu akhirnya terjawab setelah salah seorang pembeli memberitahuku bahwa makanan tersebut adalah kue bulan, atau mooncake.

“Oh, kue bulan,” pikirku.

Ia kemudian menjelaskan bahwa besok, 25 September, masyarakat Tiongkok di sini akan merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur atau Mid-Autumn Festival.

Perayaan itu juga dirasakan oleh masyarakat Tianshui. 

Kue bulan menjadi salah satu makanan yang tidak terpisahkan dari tradisi tersebut.



Aku mulai memahami mengapa antrean di depan tenda itu begitu panjang. Karena kue bulan yang menjadi tujuan. 

Sekali setahun di Tiongkok masyarakat merayakan dengan kesenangan.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut