Dibuka Dudung Abdurachman, Munas VIII PSMTI Usung Tema "Perteguh Harmoni Kebhinekaan Menuju Indonesia Emas 2045"

Jakarta, JIA XIANG - Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman membuka Musyawarah Nasional (Munas) VIII Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

Pembukaan Munas VIII PSMTI berlangsung di di RedTop Hotel, Jakarta.

Hadir di Opening Ceremony dan Welcome Dinner itu dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak.

Munas yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 5 September 2026  mengusung tema "Perteguh Harmoni Kebhinekaan Menuju Indonesia Emas 2045".

Ketua Umum PSMTI Pusat Wilianto Tanta dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/9'2026), menegaskan gelaran Munas VIII merupakan sarana strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengevaluasi kinerja organisasi, serta memperluas kontribusi sosial PSMTI bagi bangsa.

"PSMTI hadir sebagai rumah besar yang senantiasa menjaga toleransi, merawat kebhinekaan dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Munas VIII ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja serta menyerap masukan konstruktif dari seluruh pengurus dan anggota di daerah," kata Wilianto.

Keberadaan PSMTI diharapkan semakin dikenal luas dan memberi dampak positif menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Panitia Munas VIII PSMTI Peng Suyoto menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh utusan yang hadir dari berbagai penjuru tanah air, yang mencakup 30 Provinsi serta 310 kabupaten/kota se-Indonesia.

"Rangkaian tiga hari ini tersusun padat dan inklusif, mulai dari Rapimnas di Equity Tower, Munas VIII hingga aksi kemanusiaan 'Charity Walk' di Bundaran HI bersama Gubernur DKI Jakarta. Kehadiran tokoh-tokoh nasional serta utusan 310 kabupaten/kota menjadi bukti nyata soliditas PSMTI untuk terus bergerak bersama masyarakat," tutur Peng.

Dalam sesi sidang pleno dan musyawarah, Sabtu, dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko, Letjen TNI (Purn.) A.M. Putranto, beserta sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara lainnya.

Selain Munas VIII PSMTI, dalam perhelatan akbar tersebut juga diselenggarakan Musyawarah Nasional Perwanti-PSMTI Pertama sebagai bentuk penguatan peran perempuan dalam tubuh organisasi.[JX/Win]

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut