Bukit Warna-warni bagai Gadis Menor dari Zhangye

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Ia bagai gadis menor, berwarna-warni seperti pelangi. 

Namun tubuhnya tandus, seolah tak beralis dan tak berambut. 

Di sekelilingnya, tetangga-tetangga perempuan berkelompok, berjejer, lalu menjulang membentuk bukit-bukit yang seakan tak berujung.

Orang Zhangye menyebutnya Rainbow Danxia (张掖丹霞)—hamparan perbukitan yang melukis tanah dengan warna-warna alam yang menakjubkan.



Bagi wisatawan yang datang ke Zhangye, tempat ini rasanya tak boleh dilewatkan.

Jarang sekali ditemukan bentang alam berupa bukit-bukit berwarna dengan hamparan seluas ini. 

Ada bentang serupa di Peru, Amerika Latin. Namun, keduanya berbeda wujud dan hamparannya. 

Aku mengamati, Rainbow Danxia memiliki lanskap yang begitu luas dan berlapis-lapis, menjadikannya salah satu pemandangan alam yang khas di kawasan Zhangye.

Ia berwarna bukan tanpa alasan. Warna-warni yang menghiasi tubuh bukit itu merupakan hasil dari proses geologi yang berlangsung selama jutaan tahun.




Siapa sangka, dari tanah yang tandus dan tubuh yang berlekuk-lekuk, lahir warna-warni yang begitu memikat dan mengundang rasa penasaran, kapan sebenarnya proses itu dimulai?***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut