Xiang Jia (想家), Kopitiam Setengah Modern

Oleh: Iman Sjahputra

JAKARTA - Ini bukan kopitiam yang modern. Ia juga bukan tempat yang mewah. 

Kursi dan meja saji tidak dirancang untuk membuat orang berlama-lama duduk.

Tamu yang datang pun tak perlu mengenakan pakaian formal. Jumlah pegawainya tidak banyak. 

Berdiri di kawasan perumahan, kopitiam ini selalu tampak ramai.

Namanya Xiang Jia (想家) bermakna kangen rumah atau ingat rumah, memberi kesan hangat, seolah mengajak setiap orang untuk pulang.





Orang Surabaya, Jawa Timur,  mengenalnya sebagai kopitiam setengah modern. 

Bukan karena tampilannya mewah, melainkan karena mampu memadukan nuansa kopitiam tradisional dengan sentuhan yang lebih kekinian. 

Namun, ia tetap tanpa pendingin ruangan; hanya kipas angin baling-baling yang berputar di atas kepala, mempertahankan kesan sederhana yang menjadi ciri khasnya.

Aku tak lupa mencoba seporsi mi kering ala Selat Panjang.






Cita rasanya tak membuat lidahku tergoda untuk menambah satu porsi lagi. 

Bukan karena tidak enak, barangkali seleraku memang bukan pada jenis mi seperti ini. 

Mungkin pula lidahku lebih akrab dengan mi yang selama ini biasa kusantap.

Pada akhirnya, konsep Xiang Jia bukan semata-mata soal rasa atau kemewahan tempat.





Daya tariknya justru terletak pada suasana yang dibangun: tempat orang berkumpul, berbincang, dan mengenang kehangatan seperti kembali ke rumah sendiri.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut