Jakarta, JIA XIANG - Banyak orang bisa mengingat lirik lagu yang sudah lama tidak didengar, bahkan sampai bertahun-tahun.
Tetapi untuk mengingat materi pelajaran yang baru dipelajari beberapa hari sebelumnya justru kesulitan.
Hal ini sering terjadi karena otak memiliki cara berbeda dalam menyimpan informasi yang dianggap menarik dan mudah dikenali.
Hal itu juga menunjukkan bahwa otak manusia memiliki cara unik dalam menyimpan informasi, terutama informasi yang berkaitan dengan musik dan emosi.
Kemampuan menghafal lirik lagu dengan cepat bukanlah sebuah kebetulan.
Lagu memiliki beberapa unsur yang membuatnya lebih mudah melekat diingatan, seperti melodi, irama dan pengulangan kata.
Ketika mendengarkan lagu, otak tidak hanya mengingat kata-kata, tetapi juga menangkap nada serta pola suara yang menyertainya.
Kombinasi inilah yang membuat lirik lagu terasa lebih mudah diingat dibandingkan teks pelajaran.
Sementara itu, materi pelajaran biasanya membutuhkan proses yang memakan waktu.
Karena itulah, menghafal pelajaran sering terasa lebih berat dibandingkan mengingat sebuah lagu.
Lagu favorit yang sering diputar berulang kali biasanya akan lebih cepat melekat diingatan.
Tanpa merasa sedang menghafal, seseorang bisa mengingat lirik lagu yang didengarkan saat perjalanan, bekerja, olahraga atau sekedar rebahan.
Proses pengulangan yang terjadi secara alami membantu otak mengenali pola lirik hingga akhirnya mudah dipanggil kembali.
Berbeda dengan belajar, banyak orang hanya membaca materi beberapa kali ketika akan menghadapi ujian.
Setelah ujian selesai, informasi tersebut sering kali mulai terlupakan karena jarang digunakan kembali.
Semakin sering sebuah informasi diterima oleh otak, semakin besar peluang informasi tersebut tersimpan dalam ingatan dalam waktu yang lama.
Musik memiliki hubungan yang kuat dengan emosi.
Sebuah lagu bisa mengingatkan seseorang pada pengalaman tertentu, seperti masa sekolah, ketika sedang traveling atau momen penting dalam hidupnya.
Ketika seseorang sedang memiliki hubungan emosional terhadap suatu hal, otak cenderung menyimpannya lebih kuat.
Inilah alasan mengapa lagu tertentu bisa terasa sangat familiar meskipun sudah lama tidak didengarkan.
Kemampuan mendengarkan musik dalam membantu daya ingat dapat dimanfaatkan untuk membuat proses belajar menjadi lebih efektif.
Salah satu caranya adalah membuat rangkuman materi dalam bentuk lagu atau menggunakan irama tertentu untuk mengingat informasi penting.
Namun, penggunaan musik saat belajar tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk tugas yang membutuhkan pemahaman mendalam, musik dengan lirik terkadang dapat mengganggu konsentrasi.
Sebaliknya, musik instrumental atau suara latar yang tenang dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman.[JX/Stella]


Posting Komentar