Kedai Sederhana dan PKL Jadi Daya Tarik Wisata Thailand

Oleh: Iman Sjaputra

JAKARTA - Banyak pedagang kaki lima (PKL) berjualan di emperan jalan di Thailand. 

Sejak pagi hingga malam, mereka memajang dagangan di trotoar depan ruko. 

Berbagai macam barang diperjualbelikan, mulai dari hiasan, pakaian, hingga aneka makanan.

Tak ada rasa khawatir sewaktu-waktu dirazia oleh aparat pemerintah. Bahkan, pemerintah mendukung mereka sebagai bagian dari program pengembangan pariwisata. 

Tak heran jika para turis senang mampir dan berhenti sejenak untuk melihat berbagai dagangan yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh.


Tak ketinggalan, wisata kuliner menjadi daya tarik tersendiri. Meskipun lapak-lapak sederhana ini tidak dihiasi dengan pernak-pernik seperti restoran mewah, bagi para penjaja, masakan yang mengepul dari wajan dengan aroma yang sedap sudah cukup membangkitkan selera pejalan kaki yang melintas untuk singgah dan makan. 

Tak kalah menggoda, setusuk sate seharga 60 baht mampu membuat siapa pun ingin menambah setelah gigitan pertama.

Soal rasa, tak perlu tempat yang mewah. Secangkir teh tarik Thailand pun mampu bersaing dengan secangkir caffè latte di Italia, meskipun dinikmati sambil duduk di emperan trotoar.

Barangkali di situlah letak daya tarik Thailand. 


Bukan hanya makanannya yang lezat, tetapi juga keberanian pemerintah menjadikan pedagang kaki lima sebagai bagian dari wajah pariwisatanya.***

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut