Astronaut China Ditugasi Tinggal di Stasiun Luar Angkasa Tiangong selama Setahun

Jakarta, JIA XIANG - Seorang astronaut China ditugasi untuk tinggal di stasiun luar angkasa Tiangong selama setahun.

Penugasan seorang astronaut tersebut untuk menjalani misi selama satu tahun, yang merupakan rekor terlama dalam program antariksa China.

Sesuai rencana, peluncuran pesawat Shenzhou-23 pada Minggu (24/5/2026) pukul 23:08 (1508 GMT) atau 22.08 WIB.

Peluncurannya pesawat ruang angkasa itu menggunakan roket pembawa Long March-2F Y23. 

Lokasi peluncurannya dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut China.

Ada tiga astronaut di Shenzhou-23, yaitu Li Jiaying, Zhu Yangzhu dan Zhang.

Salah satu dari mereka akan tinggal di stasiun ruang angkasa Tiangong selama setahun.

Dalam program antariksa China, penugasan astronaut selama setahun tinggal di stasiun ruang angkasa merupakan salah satu misi terlama yang pernah ada. 

Untuk diketahui, rekor terlama masih dipegang kosmonaut Rusia pada 1995 selama 14,5 bulan.

Adapun upaya China tersebut bukan tanpa tujuan. Perjalanan itu untuk studi fisiologi manusia bertahan jangka panjang di luar antariksa seiring upaya China mendaratkan manusia di bulan pada 2030.

Tak hanya China. Amerika Serikat (AS) pun hendak melakukan hal serupa. Sehingga ada perlombaan antara China dan AS yang sama-sama agresif menuju bulan.

Bahkan AS, sebelumnya, memperingatkan China yang dituding berencana menjajah dan menambang wilayah dan sumber daya di bulan. Namun, Beijing segera membantahnya.[JX/Win]

Post a Comment

Klik di atas pada banner
Klik gambar untuk lihat lebih lanjut