Jakarta, JIA XIANG - Sebanyak 2.000 unit robotaxi GXR buatan Geely dipastikan meluncur tahun 2026 ini.
Dalam peluncuran tersebut Geely bekerja sama dengan WeRide, perusahaan teknologi mengemudi otonom.
Adapun robotaxi GXR, yang berbasis minivan Farizon SV, memiliki panjang hingga 5.018 mm, pintu dengan lebar bukaan 1.831 mm, dan dilengkapi lebih dari 20 sensor yang didukung oleh chip dengan kemampuan 2.000 TOPS.
WeRide dan Farizon, seperti diberitakan Carnewschina, Senin (9/3/2026) lalu, menandatangani perjanjian kerja sama strategis yang diperluas untuk meluncurkan 2.000 unit pada tahun 2026.
Mereka berharap armada Robotaxi mereka yang beroperasi secara global akan melebihi 2.600 unit pada tahun ini.
Tujuan jangka panjang mereka adalah untuk memperluas armada robotaxi menjadi puluhan ribu kendaraan pada tahun 2030.
Robotaxi GXR adalah salah satu produk terbaru WeRide yang dibuat bersama dengan armada kendaraan komersial Geely, Farizon.
Produk ini diluncurkan pada akhir 2024 sebagai varian robotaxi dari Farizon SV (Super Van).
Robotaxi ini telah memulai operasi komersial di Tiongkok, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Pada Januari 2026, armada Robotaxi WeRide mencapai 1.023 kendaraan.
Adapun WeRide GXR adalah robotaxi produksi massal generasi terbaru yang dirancang untuk kenyamanan maksimal, menampilkan desain tanpa kursi penumpang depan untuk ruang interior yang sangat luas (panjang 5.018 mm, tinggi kabin interior 1.340 mm, jarak sumbu roda 3.100 mm).
Pada 8 Maret 2026, WeRide memperkenalkan varian terbaru dari Robotaxi GXR. Robotaxi GXR terbaru ini menggunakan sistem mengemudi otonom Gen8 dari WeRide, dilengkapi dengan LiDAR seribu garis yang meningkatkan resolusi titik awan sebesar 17 kali.
Jangkauan deteksi mencapai 600 meter, yang menurut WeRide dua hingga tiga kali lipat lebih jauh dibandingkan solusi industri lainnya.
Jangkauan deteksi yang lebih panjang ini diklaim memberikan 70 persen lebih banyak waktu reaksi, memungkinkan GXR mendeteksi hambatan kecil.
Robotaxi GXR juga menggunakan sasis drive-by-wire yang mengurangi waktu perakitan kendaraan dari satu jam menjadi kurang dari 10 menit. Biaya total kendaraan diperkirakan akan berkurang 15 persen lagi. Ini adalah salah satu keuntungan dari Farizon SV.
Taksi yang dapat melaju tanpa sopir ini tidak memiliki kursi penumpang di baris pertama.
Di baris kedua dilengkapi dua kursi kapten dengan ruang kaki lebih dari 0,5 meter, sedangkan baris ketiga menawarkan lebih dari 0,4 meter.
Minivan ini memiliki pintu geser dengan bukaan lebar 1.831 mm dan tinggi 1.285 mm.
WeRide yang didirikan pada tahun 2017 oleh Tony Han, mantan karyawan unit mengemudi otonom Baidu, telah bekerja sama dengan berbagai produsen mobil, termasuk Yutong Group dan Geely.
Kendaraan otonom mereka telah diuji di 11 negara dan telah menerima izin mengemudi di Tiongkok, Uni Emirat Arab, Singapura, Prancis, Swiss, Arab Saudi, Belgia, dan Amerika Serikat.[JX/antaranews.com/Win]


Posting Komentar