Jakarta, JIA XIANG - Film Five Nights at Freddy’s 2 yang merupakan adaptasi dari video game platform android dan PC yang berhasil menguasai box office yang berada di atas puncak di seluruh negara.
Sekuel dari FNaF (2023) horor produksi dari Universal Studios dan Blumhouse-Atomic Monster itu memuncaki box office di Amerika Utara dan tentunya berhasil meraup untung di kisaran Rp 1,82 triliun secara global.
Film yang diproduksi menelan biaya sekitar Rp 599 miliar ini dibintangi Josh Hutcherson (Mike Schmidt), Matthew Lillard (William Afton), Elizabeth Lail (Vanessa Shelly), dan Piper Rubio (Abby), dan tentunya Megan Fox.
Jika sudah pernah menonton film FNaF (2023) sebelumnya, kisah ini melanjutkan karakter utama, Mike Schmidt seorang mantan security yang masih dihantui rangkaian pembunuhan misterius di restoran keluarga yakni Fazbear’s Pizza yang telah lama terbengkalai.
Ia kembali berhadapan dengan animatronik hidup bernama Freddy, Bonnie, Chica, dan Foxy yang kini mulai menunjukkan sisi sifat yang bahkan lebih sulit ditebak.
Selain karakter Mike, film ini berpusat pada karakter Abby yang berusia 11 tahun itu merasa menemukan teman sejati terhadap animatronik yang ia anggap “hidup,” layaknya sosok pelindung sekaligus keluarga.
Namun, hubungan Abby dengan para animatronik justru menuntunnya ke labirin konflik berbahaya. Guru sainsnya yang kejam (Wayne Knight) semakin membencinya, dan perilaku Abby makin aneh dan obsesif.
Puncak cerita Mike dan Vanessa harus menyelamatkan Abby, adik Mike, yang dirasuki oleh hantu Charlotte (yang kini terikat pada animatronik Marionette).
Mike berhasil menidurkan Marionette dengan menggunakan kotak musik yang diberikan oleh Henry (ayah Charlotte) sebelumnya, sehingga membebaskan Abby.
Setelah kejadian tersebut, Mike yang merasa dikhianati karena Vanessa menyembunyikan kebenaran tentang latar belakangnya, dengan berat hati menyuruh Vanessa untuk menjauh.
Dalam kesedihan dan kemarahannya, Vanessa akhirnya dirasuki oleh Charlotte/Marionette, menyiapkan dirinya sebagai antagonis yang mungkin jauh lebih berbahaya di masa depan.
Meski film ini dinilai dipenuhi fan service, akhir film yang kompleks, adegan mid-credits, dan post-credits menyajikan konklusi yang penting, sekaligus memicu perdebatan di antara para kritikus.
Disutradarai kembali oleh Emma Tammi dan ditulis bersama kreator gamenya, Scott Cawthon, sekuel ini menghadirkan teror baru sekaligus membuka lebih banyak rahasia dari semesta Freddy’s.
Sebuah adegan mid-credits yang krusial memberikan petunjuk eksplisit untuk sekuel FNaF 3 berikutnya. Adegan ini menampilkan William Afton dalam kondisi membusuk dan kembali sebagai animatronik yang menakutkan: Springtrap.
Film ini telah tayang pada 3 Desember 2025 dengan durasi selama 1 jam 44 menit.
Jadi, jangan sampai terlewatkan untuk menyaksikan film Five Night at Freddy’s di bioskop kesayangan Anda.[JX/bsd]




Posting Komentar