Jakarta, JIA XIANG - Semenjak keputusan Apple meninggalkan Intel pada tahun 2020 lalu, dikarenakan Apple ingin merubah konsep chipset menjadi bentuk seperti semula yakni beralih ke silikon kustom mereka sendiri.
Namun, pada kenyataannya Apple malah balik kepada Intel hanya karena soal keterbatasan chipset yang hasil rancangan sendiri.
Dikutip dari gadgethacks, Intel saat ini mampu bersedia menyiapkan beberapa chipset Apple M-series dan iPhone A-series pada tahun 2027 mendatang.
Apple ingin membuat kesepakatan kembali terhadap Intel dengan upaya bisa melanjutkan proyek chipset yang kian semakin terbatas dari perusahaan Apple itu sendiri.
Tingkat ketergantungan tersebut menjadi kerentanan kritis selama kekurangan chip semenjak 2020-2022, bahkan sekarang Apple menghadapi penundaan produksi serta kendala pasokan yang memengaruhi peluncuran produk terbaru.
Apple berencana memulai hubungan rantai pasokan yang amat penting melalui kemitraan strategis dengan Intel.
Sebelumnya TSCM merupakan perusahaan yang memproduksi chipset tercanggih yang sudah lama menjalin hubungannya dengan Apple. Kini, produksinya mengalami kerentanan dalam rantai pasokannya. Dalam artian chipset yang diproduksinya mengalami keterbatasan.
Dan salah satu agar perusahaan Apple bisa diselamatkan hanya fokus terhadap Intel sebagai jalan alternatif untuk mendukung berlangsungnya produksi baik itu iPhone, iPad, dan Macbook.
Rumornya Intel akan menangani produksi chip seri M7 yang digadang-gadang lebih canggih dari chipset manapun serta mendukung model MacBook Air dan iPad Pro, dengan proyeksi volume tahunan antara 15 juta dan 20 juta unit mulai tahun 2027 mendatang.
Yang terpenting adalah Apple telah mengambil langkah konkrit menuju kemitraan ini. Saat ini sedang menunggu keputusan dari Intel untuk merilis alat pengembangan yang lebih matang, yang dijadwalkan pada kuartal pertama tahun 2026.
Potensi kemitraan Apple-Intel telah menghasilkan minat pasar yang signifikan, serta reaksi yang muncul tentang pertaruhan strategis yang terlibat. Seketika harga saham Intel melonjak lebih dari 10% setelah potensi kesepakatan itu terjadi.
Tentunya ini menjadi rasa penasaran bagi pecinta teknologi utamanya fans fanatik Apple. Kita tunggu saja hasil perkembangan antar dua Perusahaan antara Apple dan Intel.[JX/bsd]



Posting Komentar