Jakarta, JIA XIANG - Rumput laut merupakan salah satu hasil kekayaan Indonesia sebagai negeri maritim.
Untuk membudidayakan rumput laut dibutuhkan bibit yang unggul agar hasilnya memuaskan.
Upaya untuk mendapatkan bibit unggul rumput laut sedang dilakukan
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan mengumpulkan semua jenis rumput laut di Indonesia ke dalam bank benih untuk memperbaiki sektor hulu budi daya rumput laut yang kini terkendala kurangnya bibit unggul.
Ternyata rumput laut di Indonesia banyak jenisnya. Indonesia memiliki sekitar 900 jenis rumput laut.
Tapi, menurut Kepala Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat BRIN Fahrurozi, hanya ada enam sampai sembilan jenis rumput laut yang bisa dibudidayakan untuk kepentingan komersial.
"Berbagai jenis rumput laut sedang kami koleksi untuk kami usahakan agar bisa dibudidayakan," ujarnya seperti dikutip dari antaranews.com, Kamis (17/4/2025).
Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat BRIN, jelasnya, sedang meneliti tiga jenis rumput laut yang siap untuk hilirisasi yaitu Caulerpa lentillifera atau Anggur Laut, Ulva lactuca atau Rumput Laut Hijau Pipih, dan genus ganggang merah Halymenia yang bisa menurunkan polusi gas metana.
Rumput laut merah Halymenia secara alami mampu menyerap gas metana yang dapat mengurangi dampak perubahan iklim.
Jenis rumput laut itu bisa digunakan sebagai pakan ternak untuk mengurangi gas metana yang dihasilkan oleh hewan ternak sapi.
Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat BRIN Wahyu Purbiantoro mengungkapkan selama ini Indonesia mendatangkan bibit rumput laut merah dari Filipina yang sebagian besar bibit itu tidak bisa dikembangbiakkan.
Bibit rumput laut merah yang didatangkan secara impor tersebut tidak dapat dibuahi secara alami, sehingga menyulitkan proses mencari indukan dengan teknik pembibitan menggunakan spora.
BRIN menjadwalkan riset terhadap rumput laut merah pada pertengahan tahun 2025 mendatang. Lokasi bank benih rumput laut ada di kawasan Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat BRIN yang terletak di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pembentukan bank benih, bisa ditemukan jenis rumput laut merah di alam Indonesia yang kemudian dibudidayakan untuk dikomersialkan.
"Kami mencoba varietas asli Indonesia yang berasal dari alam. Untuk sementara ini kami mau coba cari di Pulau Lombok dan Sumbawa, tetapi ke depan mungkin area bisa diperluas," ucap Wahyu.[JX/Win]
إرسال تعليق